Latest News
Calon TKI illegal gagal buat paspor, untuk dapat melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin menjadi tenaga kerja ilegal di luar negeri membuat Kantor Imigrasi Kelas II Muaraenim memperketat pengurusan dalam proses pembuatan paspor. Karena jika tidak begitu, banyak yang menghalalkan segala cara. Dengan menggunakan berbagai alasan, seperti untuk ibadah umroh. Hal tersebut merupakan tindakan kriminal dan pastinya akan ditindak lanjuti oleh pihak yang berwajib. Jangan lakukan hal yang melanggar hukum.


Calon TKI Ilegal Gagal Buat Paspor

Seperti yang di katakan oleh Kepala Kantor Imigrasi Muaraenim,Telmaizul Syatri yang di dampingi oleh Kasi lalulintas dan status keimgrasian, washington napitupulu. Pencegahan ini dilakukan dengan meminta bantuan back up dari polres muaraenim dengan melakukan pembentukan tim satuan tugas (satgas) dalam pencegahan TKI non prosedural. Sehingga calon TKI illegal gagal buat paspor jadi gagal untuk bekerja di luar negeri.

"Dengan adanya pembentukan tim Satgas ini dibentuk dengan tujuan agar calon TKI illegal gagal buat paspor, selain itu juga dapat melindungi warga negara Indonesia yang hendak bekerja diluar negeri, Selain itu juga bertujuan untuk mencegah terjadinya human trafficking," ujarnya.

Ditambahkan Telmaizul , semua itu dilakukan merupakan salah satu bentuk pencegahan dengan memperketat pemberian paspor.

”Jika dinilai pemohon paspor tidak memenuhi kreteria yang ada, permohonannya akan kita tolak,” kata Telmaizul.

Dijelaskannya saat ini begitu banyak modus yang di ambil oleh berbagai pihak untuk membuat paspor yang akan di gunakan untuk menjadi tenaga kerja ilegal yang akan bekerja keluar  negeri.

"Belum  lama ini ada lagi warga yang datang ke kantor untuk melakukan pembuatan paspor dengan ini sial HH usia 31 warga Empat Lawang dengan tujuan malaysia,"

"Namun gerak-gerik dari pemohon paspor ini sangat tampak mencurigakan dimana saat melakukan tanya jawab orang tersebut berbelit-belit sehingga timbul hal yang mencurigakan, oleh karena itu pada akhirnya pihak imigrasi pun terus mendesak agar dia jujur bahwa dirinya itu ingin bekerja di malaysia," terangnya.

Setelah itu lanjutnya pihak imigrasi pun memberikan saran kepada pemohon paspor tersebut agar bekerja melalui PJTKI yang sudah resmi.

"Kemudian, beberapa waktu kedepannya orang tersebut datang kembali dengan alibi ingin membuat paspor untuk umroh, dia pun datang dengan membawa seluruh berkas yang dibutuhkan bersama dengan pihak pengurus tour and travel yang katanya akan memberangkatkannya umroh tersebut,". Saat ia datang untuk yang kedua kalinya itu dengan menggunakan penampilan yang berbeda, dengan menggunakan hijab namun ada petugas kita ingat dengan dirinya," jelasnya.

Setelah pihaknya terus melakukan pengintrogasian terhadapnya pada akhirnya keduanya pun mengaku bahwa paspor itu digunakan untuk bekerja diluar negri sebagai TKI dan tentu saja permohonan pembuatan paspor itu tidak di layani oleh pihak Imigrasi.

"Dengan adanya hal tersebut, membuat kita hal itu harus kita lakukan guna mengantisipasi adanya Tenaga kerja ilegal yang akan bekerja di luar negeri dan ini kita lakukan untuk kebaikan mereka sendiri, karena jika mereka harus pergi secara ilegal, jika terjadi sesuatu terhadap dirinya akan susah sendiri, terlebih lagi jika mereka disana sampai menjadi korban human trafiking. " paparnya.

0 Response to " "