Latest News

Pengurusan Paspor Haji Masih 47 Persen

Paspor haji, Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada tahap 1 hingga saat ini masih terus berlangsung. Calon jamaah haji (CJH) yang telah melakukan penuntasan pembayaran BPIH  total yang sudah diperoleh ada 1.387 CJH hingga Senin kemarin. Jadi, dari total yang sudah melunasi Sebanyak 1.727 CJH yang lain masih memiliki kesempatan untuk dapat melunasinya hingga 5 Mei.

Pengurusan Paspor Masih 47 Persen

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo yakni Achmad Rofii menyatakan, bahwa pihaknya menerima laporan adanya sejumlah CJH yang masih terkendala dalam pelunasan BPIH. Mereka mengaku tidak segera dilayani oleh pihak dari bank penerima setoran (BPS) haji. Ada total dua bank yang dilaporkan. ”Ada sejumlah 20 CJH yang sudah melapor untuk tidak segera diproses saat hendak membayar. Padahal, waktu terus berjalan, dan saat ini pengurusan paspor haji masih 47 persen ” jelasnya.

Rofii juga mengungkapkan, bahwa berkas pembayaran CJH sudah menumpuk di dua bank bagian penerima setoran syariah tersebut hingga empat hari yang lalu. walaupun ada kejadian seperti itu hingga kini paspor haji masih 47 persen lagi. Hal itu tentu membuat CJH merasa dirugikan. Sebab, waktu pembayaran hanya bisa dilakukan pada saat jam kerja berlangsung. ”Ketika ingin meakukan pembayaran, CJH diminta agar meletakkan berkas dan akan segera diproses empat hari. Itu sudah terlalu lama,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenag juga pernah mengumpulkan bank penerima setoran (BPS) agar dapat memberikan pelayanan yang baik. Namun pada tahun ini pembayaran BPIH seharusnya tidak membutuhkan waktu lama. Sebab, pembayaran BPIH tidak lagi mengacu pada kurs dolar Amerika, tetapi langsung dengan rupiah.

”Kalau tahun yang lalu masih menggunakan kurs dolar. Saat melakukan pembayaran, harus menunggu lewat dari pukul 12.00 sebab menunggu perubahan kurs dolar dulu” katanya.

Rofii menegaskan, pada hari ini pihaknya akan memberikan surat peringatan terhadap dua BPS yang sudah di laporkan tersebut. Harapannya, BPS itu agar dapat mempercepat proses pembayaran BPIH jamaah. ”Jangan ditumpuk begitu saja sambil menunggu waktu pelunasan haji sudah mau mepet. Kasihan imbasnya ke calon jamaah,” terangnya.

Selain itu juga, CJH lunas tunda diwajibkan agar melakukan registrasi ulang. Sekaligus melakukan pembayaran kekurangan BPIH yang disesuaikan pada tahun ini. Yakni, dengan jumlah sebesar Rp 35,67 juta per CJH. ”Kalau waktu dulu, CJH lunas tunda pada tahun lalu tidak perlu lagi melakukan pembayaran (sekalipun ada selisih). Sekarang kalau nilainya (BPIH yang sudah disetor tahun lalu) di bawah biaya pada tahun ini, sisanya harus tetap dilunasi. Kalau tidak dilunasi, dipastikan tidak akan bisa berangkat,” terangnya.

Sementara itu, CJH cadangan juga sudah mengisi surat permohonan paspor haji. Di antara total 175 CJH cadangan yang sudah ada, setidaknya mencapai 90 persen sudah mengajukannya. Mereka segera mengurus paspor haji dan melunasi BPIH pada tahap 2 yang sudah diberi waktu pada 22 Mei hingga 2 Juni. ”Tinggal kami melakukan proses untuk pengurusan paspornya,” jelasnya.

Rofii juga menuturkan, bahwa pengurusan paspor haji CJH di Sidoarjo secara keseluruhan masih 47 persen. Total pengajuan paspor yang sudah masuk di imigrasi adalah 1.392 berkas. CJH yang sudah melakukan foto paspor ada 1.392 orang. Paspor haji yang sudah selesai pembuatannya baru untuk 1.261 CJH saja. Ditambah ada 199 CJH yang sudah memiliki paspor pada sebelumnya, jadi total CJH yang sudah memiliki paspor hingga Senin kemarin adalah sebesar 1.460 CJH. ”Sedangkan untuk sisanya masih terus diproses,” terang Rofii.

0 Response to "Pengurusan Paspor Haji Masih 47 Persen"