Latest News

Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor

Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor. Persiapan pelaksanaan ibadah haji 2017 ini terus bergulir. Terutama pada proses perekaman foto paspor bagi calon jamaah haji (CJH) yang belum juga memiliki dokumen perjalanan. Saat ini ada beberapa paspor CJH yang sudah selesai dan siap diserahterimakan kepada pemegang.


Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor


Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Surabaya yakni Farmadi Hasyim menjelaskan, Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor. Dokumen perjalanan dari sebagian jamaah itu telah diserahkan. Penyerahan akan dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya. Sambil melakukan peliputan paspor bagi jamaah yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto Kota maupun kabupaten, terangnya.

Rencananya, Kakanim Kelas 1 Khusus Surabaya di Waru Agus Widjaja telah melakukan penyerahan paspor secara simbolis kepada 25 CJH dari masing-masing Kemenag. Kemudian, CJH juga mengumpulkannya ke Kemenag untuk disetor langsung ke pusat. Paspor digunakan sebagai syarat pembuatan visa. Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor.

Sementara itu, perekaman foto paspor bagi CJH yang asal Surabaya lainnya masih terus bergulir. Setiap hari Kemenag selalu membagi para calon jamaah untuk pendaftaran paspor. Sehari hanya ada 100 orang yang mendatangi kantor imigrasi guna melaksanakan tahap perekaman foto tersebut. “Begitu terus setiap harinya Senin–Jumat hingga seluruh jamaah mendapatkan paspornya masing-masing,” katanya.

Dari sebanyak 3.134 jamaah asal Surabaya yang akan menjalankan ibadah haji tahun ini, sebagian di antaranya telah memiliki dokumen perjalanan tersebut. Farmadi menghubungi seluruh kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Mereka diminta melaporkan data jamaahnya yang sudah memiliki paspor. ’’Agar segera dikumpulkan ke Kemenag untuk proses lebih lanjut,’’ ucapnya.

Sambil menunggu dokumen perjalanan jadi para jamaah diminta segera melakukan pemeriksaan kesehatan tahap awal di puskesmas sesuai dengan KTP domisili. Sebab, dalam pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan sekali. Semakin cepat akan semakin baik. Cara itu juga tidak membuat para CJH mengantre pada momen-momen terakhir.

Jamaah dari luar kota yang telah pindah kependudukan di Surabaya pun bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di daerah tempat tinggalnya saat ini. Begitu pula warga luar kota yang bekerja di Surabaya, tetapi tidak pindah kependudukan. Mereka juga tetap bisa memeriksakan kesehatan asalkan membawa seluruh persyaratan yang berlaku. Antara lain, kartu identitas dan bukti pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). ’’Ini khusus buat jamaah yang berangkat pada tahun ini. Intinya, pemerintah akan terus berusaha agar tidak menyulitkan jamaahnya,’’ ungkap Farmadi.

Masih terkait dengan pelunasan pada tahap dua, Kemenag masih menunggu keputusan dari presiden. Setelah surat resmi dari pemerintah pusat turun, Kemenag segera menyosialisasikannya kepada para jamaah. walaupun demikian, sebaiknya agar jamaah mempersiapkan dana pelunasan mulai dari sekarang. “Dananya disimpan dulu, Jangan dipakai untuk hal yang lain, apalagi dipinjamkan,” terangnya.

Farmadi juga menambahkan, bahwa pembuatan paspor bagi jamaah umrah dan haji khusus kini dikenai syarat tambahan. Yakni, surat rekomendasi langsung dari Kemenag kota/kabupaten. Tujuannya untuk mencegah adanya praktik TKI ilegal hingga perdagangan manusia lewat modus perjalanan ibadah. “Sehingga, Kemenag juga jadi punya data warga yang akan melakukan umrah dan haji khusus,” ungkapnya.

0 Response to "Dana Pelunasan CJH Jangan Dipinjamkan Jelang Penyerahan Paspor"