Latest News

Di Jakarta, E-Paspor Hanya Bisa Dibuat di 5 Kantor Imigrasi

Di Jakarta, E-Paspor Hanya Bisa Dibuat di 5 Kantor Imigrasi IniSaat ini paspor milik Warga Negara Indonesia (WNI) telah terbagi menjadi dua jenis, yakni paspor biasa dan paspor elektronik (e-paspor).


Di Jakarta, E-Paspor Hanya Bisa Dibuat di 5 Kantor Imigrasi


Kedua jenis paspor tersebut sama-sama menjadi salah satu identitas Anda ketika akan pergi ke luar negeri. Hanya saja perbedaannya, kalau paspor elektronik memiliki chip yang berada di bagian depannya. pembuatan paspor di Jakarta, e-Paspor hanya bisa dibuat di 5 Kantor Imigrasi.

Chip ini merupakan salah satu data biometrik bagi pemilik paspor. Data biometrik yang terdiri dari sidik jari dan bentuk wajah dari pemegang e-paspor, di Jakarta, e-Paspor hanya bisa dibuat di 5 Kantor Imigrasi yang bisa dikenali dengan cara pemindaian. Ini membuat e-paspor akan sulit dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Selain terkait dengan data biometrik, e-paspor juga memiliki beberapa kelebihan yang di miliknya. Negara seperti Jepang akan memberikan fasilitas bebas visa bagi para WNI yang termasuk sebagai pemegang paspor elektronik.

Namun, tidak sembarang kantor imigrasi yang ada, dapat melayani pembuatan e-paspor. Lalu, di manakah tempat untuk bisa membuat paspor elektronik di Jakarta? 

Lokasi Pembuatan paspor elektronik hanya bisa dilayani di Kantor Imigrasi Kelas 1. 

Kantor-kantor imigrasi untuk tempat pembuatan e-paspor yakni :

1. Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Utara di Kelapa Gading
2. Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Selatan di Jalan Warung Buncit
3. Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Timur di Jatinegara
4. Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Barat di Taman Sari
5. Kantor Imigrasi Kelas 1 di Kemayoran
6. Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno Hatta-Cengkareng

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjelaskan bahwa bagi pemohon e-paspor hanya bisa mengurus di kantor imigrasi yang telah ditunjuk. Hal itu lantaran e-paspor itu sendiri masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.

Kalau sosialisasi ke masyarakat sudah merata secara luas, kami akan berlakukan di seluruh wilayah.

Sosialisasi tersebut mencakup dengan penanganan e-paspor yang berbeda dengan paspor biasa. Pasalnya, jelas Heru, e-paspor itu sendiri memiliki chip sebagai penyimpan data yang rentan rusak.

Lingkungan masyarakat harus siap. Siap tidak untuk menyimpan e-paspor? Kalau e-paspornya rusak akan buat lagi dengan biaya sebesar Rp 600.000 nanti keluar. Cara Menyimpan e-paspor itu harus dengan baik, tidak meletakkan di sembarang tempat. Sementara masyarakat di negara perbatasan meletakkan paspor terkadang hanya di saku celana saja.

Pertimbangan yang lainnya adalah kesiapan peralatan untuk di kantor-kantor imigrasi yang diperlukan. Termasuk peralatan yang harus dipersiapkan yakni berupa perangkat keras dan lunak. Itu seperti computer dan aplikasinya, juga tidak lupa untuk sedianya jaringan internetnya.

0 Response to "Di Jakarta, E-Paspor Hanya Bisa Dibuat di 5 Kantor Imigrasi"