Latest News

Tata Cara Dalam Membuat e-Paspor di Indonesia

Tata cara dalam membuat e-Paspor di Indonesia, sudah banyak diberbagai media yang memberikan informasi mengenai tentang e-paspor yang baru diberlakukan di Indonesia, mungkin masih banyak yang bingung terkait dengan cara pembuatan dan manfaatnya, termasuk benefit bebas visa untuk kunjungan ke Jepang.


Tata Cara Dalam Membuat e-Paspor di Indonesia


1. Apa itu E-Paspor?

Paspor biometrik atau sering disebut dengan sebutan paspor elektronik (e-paspor) adalah jenis paspor yang mempunyai data biometrik sebagai salah satu unsur untuk pengaman paspor. Isi data biometrik ini disimpan dalam bentuk chip yang tertanam pada paspor. Berdasarkan standar yang sudah dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organisation (ICAO), data biometrik yang telah digunakan adalah biometrik wajah pemegang paspor dan juga biometrik sidik jari sebagai pendukung lainnya. Tata Cara Dalam Membuat e-Paspor di Indonesia sangat mudah.

Ada tata cara dalam membuat e-Paspor di Indonesia dan beberapa Negara yang telah menggunakan paspor yang berjenis seperti ini, antara lain Negara Malaysia, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Australia, Selandia Baru, Swedia, dan masih banyak Negara yang lainnya lagi.

2. Perbedaan E-Paspor dan Paspor Biasa Non-Elektronik
Untuk secara fisik, tidak ada perbedaan yang signifikan sekali antara e-paspor dengan paspor WNI biasa yang non-elektronik. Perbedaan tersebut terdapat pada chip yang menyimpan data biometrik pemilik paspor tersebut. Sedangkan fungsi chip itu sendiri sangat penting karena dapat membuat paspor menjadi lebih sulit untuk dipalsukan. E-paspor jauh lebih aman dibandingkan dengan paspor biasa non-elektronik.

Jika Anda sering melakukan  traveling ke luar negeri, Anda sangat dianjurkan untuk mempunyai paspor jenis ini karena negara seperti Negara Amerika Serikat, Australia, negara-negara Schengen dan sejumlah negara yang lainnya mewajibkan penggunaannya. ICAO telah mewajibkan agar semua negara di dunia, termasuk Indonesia, untuk memberlakukan penggunaan e-paspor per tahun 2015. Apabila Anda belum juga memiliki paspor atau paspor Anda akan segera habis masa berlakunya itu, saatnya untuk membuat e-paspor.

Bagi Anda yang sudah menjadi pemegang atau memiliki e-paspor tidak perlu lagi untuk mengantri di pintu pemeriksaan imigrasi karena Anda bisa langsung menuju ke autogate di bagian penerbangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

3. Cara dan Biaya Pembuatan E-Paspor WNI

Syarat dan proses dalam pembuatan e-paspor tidak jauh berbeda dengan pembuatan paspor biasa non-elektronik. Jika Anda sudah termasuk dalam pengguna baru pembuat paspor, Anda cukup dengan membawa dan melengkapi dokumen yang asli seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran/Ijazah terakhir lalu masing-masing dokumen tersebut difotokopi di kertas yang berukuran A4 (jangan dipotong) dan semua itu bawa ke kantor imigrasi terdekat. Setelah proses pemeriksaan berkas, wawancara dan foto, Anda tinggal melakukan transaksi pembayaran biaya pengurusan di bank yang ditunjuk (Bank BNI) lalu kembali lagi ke kantor imigrasi pada 3 hari kerja setelahnya untuk mengambil paspor.

Biaya pembuatan e-paspor sebesar Rp. 600.000,00 untuk paspor yang setebal 48 halaman. Sementara biaya pembuatan/perpanjangan paspor biasa non-elektronik adalah jumlah sebesar Rp100.000,00 untuk paspor yang 24 halaman atau sebesar Rp300.000,00 untuk paspor 48 halaman. Dengan nominal biaya tersebut belum termasuk biaya jasa penggunaan teknologi sistem informasi keimigrasian yang sebesar Rp55.000,00.

Paspor biasa non-elektronik bisa diurus di seluruh kantor imigrasi namun untuk e-paspor hanya bisa diurus di kantor imigrasi tertentu saja, diantaranya adalah:
1.Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
2.Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan
3.Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta
4.Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
5.Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat
6.Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok
7.Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam
8.Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya

Apabila Anda saat ini baru hanya memiliki paspor biasa non-elektronik dan ingin melakukan penggantian dengan menggunakan e-paspor, syaratnya sama saja dengan Anda saat melakukan perpanjangan paspor. Sedangkan perbedaannya hanya pada dibiayanya saja. Untuk mendapatkan Informasi yang lebih lengkap lagi mengenai paspor dan e-paspor bisa Anda lihat langsung di situs resmi imigrasi.go.id.

Sedangkan guna mendapatkan informasi yang lebih jelas lagi, silakan Anda bisa hubungi langsung ke call center Direktorat Jendral Imigrasi di nomor telepon (021) 5225029/5225028.

4. WNI Pemegang E-Paspor Bebas Visa ke Jepang

Salah satu manfaat apabila memiliki e-paspor bagi warga negara Indonesia yaitu pemberlakuan bebas visa kunjungan selama 15 hari ke negara Jepang. Beberapa tahun yang lalu warga Negara Indonesia tidak perlu lagi untuk membuat aplikasi visa kunjungan untuk berlibur ke Jepang karena kita cukup dengan mendaftarkan e-paspor di Kedutaan Besar Jepang atau Konsulat Jendral Jepang yang ada di Indonesia.

0 Response to "Tata Cara Dalam Membuat e-Paspor di Indonesia"